Aku

Ini cintaku, dari sudut pandangku
Pernahkah kamu menyadari sinar mataku
Setiap sabtu dan minggu
Menantimu, dengan sabar di depan rumahku

Pernahkah kamu menyadari nada suaraku
Menyambutmu,
Setelah perih menahan rindu
Setelah bertarung dengan waktu

Pernahkah kamu menyadari genggaman tanganku
Setiap aku dan kamu menghabiskan waktu
Dengan erat dan mantap hingga berkeringat
Seakan mengatakan dengan bangga pada dunia
Kamu milikku

Hingga setiap momen kita bertemu
Aku berusaha mengukir waktu
Menjadikannya memori dalam hati
Lalu menyimpannya baik-baik
Sebagai bahan bakar hidupku beberapa waktu

Aku mencintaimu, aku menginginkanmu
Hanya untuk diriku
Aku mengarang mimpi semegah istana
Dengan aku dan kamu di dalamnya

Aku mencintaimu, aku menginginkanmu
Dengan segala yang telah kita jalani
Dengan perasaanku yang tak pernah terbagi
Dengan perih namun bangkit kembali

Aku mencintaimu, aku menginginkanmu

Namun, apakah kau pun begitu?

ARW

Comments

Popular posts from this blog

Tolong