Aku
Ini cintaku, dari sudut pandangku Pernahkah kamu menyadari sinar mataku Setiap sabtu dan minggu Menantimu, dengan sabar di depan rumahku Pernahkah kamu menyadari nada suaraku Menyambutmu, Setelah perih menahan rindu Setelah bertarung dengan waktu Pernahkah kamu menyadari genggaman tanganku Setiap aku dan kamu menghabiskan waktu Dengan erat dan mantap hingga berkeringat Seakan mengatakan dengan bangga pada dunia Kamu milikku Hingga setiap momen kita bertemu Aku berusaha mengukir waktu Menjadikannya memori dalam hati Lalu menyimpannya baik-baik Sebagai bahan bakar hidupku beberapa waktu Aku mencintaimu, aku menginginkanmu Hanya untuk diriku Aku mengarang mimpi semegah istana Dengan aku dan kamu di dalamnya Aku mencintaimu, aku menginginkanmu Dengan segala yang telah kita jalani Dengan perasaanku yang tak pernah terbagi Dengan perih namun bangkit kembali Aku mencintaimu, aku menginginkanmu ...